Rabu, 20 Oktober 2010

Insomnia -___-

Masa' tiap malam saya harus kayak gini sih.
Perasaan dulu juga ga gini" amat.
Sekarang insomnia saya makin meninsomniabuta nih (baca : membabibuta).
Ga tau kenapa.
Bikin pusing sih iya.
Tiap berusaha untuk tidur, pasti ga bisa. Tiap mau nutup mata, pasti ttp ga bisa.
Ngobrol sama my busu boy udah, baca" (novel bisa, majalah bisa) juga udah, utak-atik hand.and.phone juga udah bgt.. Tapi saya ttp ga bisa tidur.. Ga tau kapan bisa tidurnya.. Udah berapa malam ini tiap saya mau tidur dan insomnia saya kambuh, ehh tiba" besoknya saya udah bangun, saya msi penasaran, waktu kapan yaah saya tidur, waktu tidur saya itu ga pernah bisa saya tentuin pastinya, klo lagi dipaksain tidur, malah melek ni mata ga mau nutup", tapi kok malah bisa yaa besoknya saya bangun seperti malamnya itu ga ada insomnia.. Saya msi bingung dan yaa saya ttp bingung, ini insomnia apa apa sih -___-
Ini pengertian insomnia yang saya dapat dari keluarga GOOGLE : "Insomnia adalah gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur walaupun ada kesempatan untuk itu. Gejala tersebut biasanya diikuti gangguan fungsional saat bangun. Insomnia bukan suatu penyakit, tetapi merupakan suatu gejala yang memiliki berbagai penyebab, seperti kelainan emosional, kelainan fisik dan pemakaian obat-obatan.
Sulit tidur sering terjadi, baik pada usia muda maupun usia lanjut dan seringkali timbul bersamaan dengan gangguan emosional, seperti kecemasan, kegelisahan, depresi atau ketakutan.
Kadang seseorang sulit tidur hanya karena badan dan otaknya tidak lelah. Sebuah survei dari 1,1 juta penduduk di Amerika yang dilakukan oleh American Cancer Society menemukan bahwa mereka yang dilaporkan tidur sekitar 7 jam setiap malam memiliki tingkat kematian terendah, sedangkan orang-orang yang tidur kurang dari 6 jam atau lebih dari 8 jam lebih tinggi tingkat kematiannya. Tidur selama 8,5 jam atau lebih setiap malam dapat meningkatkan angka kematian sebesar 15%. Insomnia kronis - tidur kurang dari 3,5 jam (wanita) dan 4,5 jam (laki-laki) juga dapat menyebabkan kenaikan sebesar 15% tingkat kematian. Setelah mengontrol durasi tidur dan insomnia, penggunaan pil tidur juga berkaitan dengan peningkatan angka kematian".
Yaa sapa tau bisa sharing sama semua yang punya insomnia juga but I entered the class of humans who refuse insomnia, ga enak boo, udah ngantuk setengah mampus tapi ttp aja kagak bisa tidur, malah bikin tingkat kematian lebih cepat lagi -..-"
Okay well, saya berharap saya bisa tidur 'aman' tanpa gangguan insomnia *amiin*
Tapi kyknya saya udah dapetin cara supaya bisa cepet tidur, yaitu *jengjeng* telpon"an smpe pagi sama my busu boy.. hhe , cara ini ampuh bgt lah, buktinya semalem saya bisa tidur 'aman', tidurnya breng lagi (via telpon, dia di sana, saya di sini) :D
Udaa yaa..
Bye my blogjul :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar